KUALA KURUN, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif, transparan, dan modern. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran program BADARIS (Bayar dengan QRIS Pajak dan Retribusi Daerah) serta percepatan implementasi pembayaran digital di sektor pariwisata unggulan daerah.
Program BADARIS diresmikan langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, di kawasan wisata Air Terjun Batu Mahasur, Kuala Kurun, Jumat (12/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Satria Febrino.
Program BADARIS dijalankan melalui kanal QRIS yang difasilitasi Bank Kalteng selaku Bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Gunung Mas dan mendapat dukungan dari KPwBI Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui program ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi. Selain itu, sistem pembayaran digital diharapkan mampu meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah karena seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan terintegrasi.
Komitmen penguatan ekosistem digital tersebut juga diperluas ke sektor pariwisata. Sebagai langkah lanjutan, KPwBI Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait implementasi elektronifikasi di sektor pariwisata pada Selasa (9/6).
FGD yang dipimpin Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, membahas berbagai strategi percepatan digitalisasi destinasi wisata. Di antaranya melalui penguatan ekosistem pembayaran QRIS, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta pengembangan layanan digital guna meningkatkan pengalaman wisatawan dan daya saing sektor pariwisata daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dan digitalisasi sektor pariwisata.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Gunung Mas.(bud)







