Keberhasilan program ini mengandalkan pendekatan Pentahelix, yakni kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan perubahan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal.
Rangkaian penelitian, pengabdian, edukasi, dan pendampingan masyarakat berlangsung mulai 2 Juli hingga 5 Agustus 2026. Seluruh kegiatan akan ditutup dengan Festival Kampung KEREN pada 6 Agustus 2026.
Festival tersebut menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mewujudkan kawasan permukiman yang bersih, tertata, aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat.
FMIPA UPR menargetkan Pahandut Smart Ecovillage menjadi model percontohan permukiman cerdas berbasis lahan basah perkotaan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hingga daerah lain di Indonesia.
Melalui program ini, FMIPA UPR menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang di ruang kuliah dan laboratorium, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan nyata serta menjadi penggerak pembangunan yang berkelanjutan.(bud)







