Sementara itu, warga RT 007/RW 013 mengusulkan pembangunan parit di Blok D dan Blok E serta pengerasan sejumlah ruas Jalan Kalibata 1 hingga Kalibata 3. Warga juga membutuhkan jembatan penyeberangan sekitar lima meter di kawasan Blok E.
Warga Kalibata 08, Yeti, menyampaikan persoalan banjir yang masih menggenangi rumah warga. Kondisi tersebut diperparah parit yang tertutup rumput sehingga aliran air tidak optimal.
Ia meminta pembersihan dan pengerukan drainase di sepanjang Jalan Kalibata. Warga juga mengusulkan penyediaan bak sampah karena selama ini masih menggunakan fasilitas pembuangan sampah di sekitar terminal.
Faridawaty mengatakan aspirasi tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan jalan, tetapi juga drainase, jembatan, fasilitas keamanan, dan pengelolaan sampah.
“Masukan masyarakat sangat penting karena warga yang setiap hari berada di lingkungan tersebut tentu mengetahui kondisi dan kebutuhan yang paling mendesak,” kata Faridawaty.
Ia memastikan setiap usulan akan dicermati berdasarkan kebutuhan, kewenangan, dan mekanisme yang berlaku agar dapat ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan tersebut, Faridawaty juga memberikan sejumlah bantuan pribadi. Bantuan antara lain Rp1 juta untuk doorprize kegiatan Jalan Sehat HUT ke-81 Kemerdekaan RI warga RT 007/RW 013 dan Rp1,5 juta untuk penyelesaian pos kamling.
Selain itu, diberikan dukungan transportasi bagi peserta, cenderamata, serta tali asih kepada masyarakat yang hadir dan menyampaikan aspirasi.
Melalui kegiatan reses DPRD Kalteng tersebut, berbagai kebutuhan warga Kalibata diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam proses pembangunan sesuai kewenangan pemerintah daerah.(bud)






