Pulau Petak Pertahankan Juara Umum MTQH Kapuas 2025

oleh
oleh
JUARA: Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat menyerahkan trofi juara umum kepada kafi lan MTQH Kecamatan Pulau Petak, Minggu (7/9).
JUARA: Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat menyerahkan trofi juara umum kepada kafi lan MTQH Kecamatan Pulau Petak, Minggu (7/9).

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Kecamatan Pulau Petak berhasil mempertahankan gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-47 tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2025 yang berlangsung di Kota Kuala Kapuas.

Penyerahan Trofi Bergilir Bupati Kapuas dilaksanakan di arena utama halaman Masjid Agung Al Mukarram, Minggu (7/9) pagi. Trofi bergengsi tersebut diserahkan langsung Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat kepada kafi lah Kecamatan Pulau Petak sebagai simbol keberhasilan mempertahankan gelar juara umum.

Berdasarkan Surat Keputusan LPTQ Kabupaten Kapuas Nomor 35/LPTQ-Kps/IX/2025, kafilah Pulau Petak berhasil mengumpulkan total 295 poin. Raihan tersebut berasal dari 16 gelar juara I, 7 gelar juara II, dan 3 gelar juara III. Dengan pencapaian gemilang ini, Pulau Petak kembali berhak membawa pulang Trofi Bergilir Bupati Kapuas yang akan diperebutkan kembali pada MTQH berikutnya.

Baca Juga:  DPUPR Kapuas Tangani Sementara Jalan Sumatera dan Sulawesi yang Rusak

Suwarno menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut.  “MTQH bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana syiar Islam untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi seluruh kecamatan agar terus meningkatkan mutu bacaan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno mengungkapkan, MTQH bukan hanya perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan juga syiar Islam serta sarana mendekatkan masyarakat dengan kitab suci.

“Saya berharap kegiatan ini menumbuhkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” harap Wiyatno.

Bupati juga memberikan selamat kepada para juara dan berpesan agar prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia berpesan agar tetap bersemangat karena sejatinya keikutsertaan dalam MTQH adalah ibadah. (art/ko)