Bangunan Bersejarah Bukit Ngalangkang Tetap Dipertahankan Pemkab Kapuas

oleh
DESAIN: Pemkab Kapuas saat ini Tengah melakukan penataan kawasan lapangan Bukit Ngalangkang. Dalam penataan kawasan ini, Pemkab Kapuas tetap mempertahankan bangunan bersejarah yang ada di lapangan Bukit Ngalangkang.
DESAIN: Pemkab Kapuas saat ini Tengah melakukan penataan kawasan lapangan Bukit Ngalangkang. Dalam penataan kawasan ini, Pemkab Kapuas tetap mempertahankan bangunan bersejarah yang ada di lapangan Bukit Ngalangkang.

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas tengah melaksanakan penataan area Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas. Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Usis I Sangkai menegaskan, pemerintah daerah menyambut baik setiap kritikan, saran, maupun masukan yang disampaikan masyarakat terkait kegiatan tersebut.

“Kami menyambut baik adanya kritikan, saran, dan masukan dari masyarakat terkait penataan area Bukit Ngalangkang yang saat ini tengah dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” kata Usis I Sangkai, Sabtu (27/9).

Menurut Usis, penataan yang dilakukan tetap mempertahankan bangunan bersejarah yang telah ada, seperti Rumah Betang, tugu, dan panggung yang berada di kawasan tersebut.

“Rumah Betang, tugu, dan panggung yang ada di area Bukit Ngalangkang tetap kita pertahankan. Bahkan, keberadaannya akan kita perindah agar terlihat lebih representatif dan semakin bagus,” ujar Usis.

Lebih lanjut, Usis menjelaskan bahwa pembangunan per tokoan di area Bukit Ngalangkang nantinya diperuntukkan bagi para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tepian Sungai Jalan Jenderal Sudirman Kuala Kapuas.

Baca Juga:  Bupati Kapuas Dorong Pemerintahan Desa Lebih Responsif, Lantik 33 Pj Kepala Desa dan 6 Anggota BPD

“Kawasan tepian sungai Jalan Jenderal Sudirman rencananya juga akan dilakukan penataan. Karena itu, pedagang yang berjualan di sana akan kita relokasi ke area Bukit Ngalangkang. Lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat semula sehingga aktivitas mereka tetap bisa berjalan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan pertokoan tersebut tidak akan menutup area lapangan Bukit Ngalangkang. Sebagian ruang terbuka tetap tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.

“Masih ada area yang kita sisakan, misalnya untuk arena olahraga sepatu roda dan ruang publik lainnya. Jadi, penataan area Bukit Ngalangkang yang saat ini tengah dilaksanakan tidak menghilangkan bangunan bersejarah yang ada, justru tetap kita rawat dan perindah,” tegasnya.

Diketahui, penataan kawasan Bukit Ngalangkang sempat menuai reaksi dari sebagian masyarakat yang menilai adanya potensi hilangnya nilai historis dari lokasi tersebut.

Namun, Pemkab Kapuas memastikan bahwa identitas sejarah dan ruang publik di kawasan Bukit Ngalangkang tetap dijaga serta diarahkan menjadi lebih baik dan tertata, sehingga Kabupaten Kapuas semakin BERSINAR. (art/ko)