KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi membuka kegiatan Kapuas Ramadhan Street Race yang digelar di kawasan Danumare, Kabupaten Kapuas, Minggu (15/3) malam. Ajang lari malam yang dilaksanakan dalam suasana Ramadan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Tercatat sebanyak 160 peserta ambil bagian dalam perlombaan ini, terdiri dari 128 peserta pria dan 32 peserta wanita yang turut meramaikan kegiatan olahraga tersebut.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat yang antusias menyaksikan perlombaan.
Dalam sambutannya, Wiyatno menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kapuas Ramadhan Street Race menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara rutin. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga dapat mempererat kebersamaan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menghadirkan aktivitas yang positif bagi generasi muda. Selain menyehatkan, juga dapat menjadi ajang silaturahmi dan meningkatkan semangat sportivitas,” ujar Wiyatno.
Wiyatno juga menilai kegiatan olahraga yang dikemas dalam suasana Ramadan mampu memberikan alternatif kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, generasi muda dapat terlibat dalam aktivitas yang sehat dan produktif.
Sementara itu, pelaksanaan Kapuas Ramadhan Street Race berlangsung meriah. Ratusan warga memadati kawasan Danumare untuk menyaksikan para peserta beradu kecepatan di lintasan yang telah disiapkan panitia.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan hingga perlombaan berlangsung. Banyak warga yang datang bersama keluarga untuk menyaksikan langsung jalannya lomba.
Pemerintah Kabupaten Kapuas pun berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya olahraga di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan selama bulan suci Ramadan. (art/ko)







