Pelatihan Menjahit Lanjutan Jadi Solusi Kemandirian Ekonomi Barito Utara

oleh
oleh
Rujana Anggraini
Rujana Anggraini

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Rujana Anggraini SE MM memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan Pelatihan Menjahit Lanjutan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui UPT Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah naungan Disnakertranskop UKM Barito Utara untuk memperkuat keterampilan praktis masyarakat.

Pemerintah Daerah melalui Kepala Disnakertranskop UKM, Mastur, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan kualitas SDM.

Program ini bertujuan agar masyarakat mampu berwirausaha secara mandiri, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi lokal di Barito Utara.

Rujana Anggraini menekankan bahwa pelatihan kerja adalah solusi jangka pendek dan menengah yang efektif untuk mengurangi angka pengangguran.

Menurutnya, keterampilan yang terukur akan menjadi modal utama bagi masyarakat untuk bertahan dan berkembang di sektor ekonomi produktif.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelatihan ini. Sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki keahlian yang spesifik agar mereka bisa lebih mandiri dan mampu menciptakan peluang usaha sendiri di lingkungannya,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Hasil Seleksi Paskibraka HUT ke-81 RI di Barito Utara

Program ini merupakan bagian dari visi strategis pemerintah kabupaten untuk mewujudkan daerah yang lebih sejahtera.

Selain pelatihan teknis, pemerintah juga tengah memfokuskan perhatian pada program pemagangan serta pemberdayaan koperasi dan UMKM guna memastikan keberlanjutan ekonomi bagi para alumni pelatihan.

Politikus Partai Demokrat tersebut berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat secara konsisten.

Pihak legislatif akan terus memantau efektivitas programprogram serupa agar benarbenar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

“Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata untuk menekan angka kemiskinan. Saya berharap para peserta serius memanfaatkan kesempatan ini sehingga nantinya mereka siap bersaing dan membantu menggerakkan ekonomi daerah,” pungkasnya.(bn/nue/ko)