PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengatakan program MBG merupakan langkah strategis yang patut didukung bersama karena manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Menurutnya, kehadiran program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat baik dan patut kita dukung bersama karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya, Sabtu (6/6).
Ia menjelaskan, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Dengan adanya program MBG, anakanak mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin sehingga dapat menunjang kesehatan, pertumbuhan fisik, serta kemampuan belajar mereka di sekolah.
Di sisi lain, lanjut Hasan, program tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan penghasilan, bantuan makanan bergizi dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga sehingga anggaran yang ada dapat dialihkan untuk kebutuhan penting lainnya.
“Bagi masyarakat yang kurang mampu, program ini tentu sangat membantu. Setidaknya ada beban yang berkurang karena kebutuhan makan anak-anak sudah terbantu,” ujarnya.
Menurutnya, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek. Lebih dari itu, program tersebut merupakan investasi besar dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia menilai kualitas gizi anak saat ini akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
“Pemenuhan gizi yang baik adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang sehat akan lebih mudah belajar, berkembang, dan memiliki peluang lebih besar untuk menjadi generasi yang mampu bersaing di masa depan,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dengan pengawasan yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh sasaran penerima.
Ia menekankan pentingnya memastikan kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga serta distribusinya merata hingga menjangkau seluruh peserta didik yang membutuhkan.(zia/ans/ko)







