Panen Raya 25 Ribu Hektare, DPRD Optimistis Kapuas Perkuat Posisi sebagai Penyangga Pangan Nasional

oleh
oleh
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti mengikuti panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7).
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti mengikuti panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Panen raya padi seluas 25.817 hektare di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, menjadi penegasan bahwa Kalimantan Tengah memiliki kapasitas besar sebagai penyangga pangan nasional. Hamparan sawah yang menguning di sentra pertanian tersebut dinilai menjadi bukti keberhasilan pengembangan sektor pertanian yang terus menunjukkan tren positif.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, yang hadir langsung dalam panen raya, menyebut Kabupaten Kapuas selama ini menjadi salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Tengah. Potensi lahan yang luas serta produktivitas yang terus meningkat dinilai menjadi modal besar untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

“Panen raya ini menunjukkan bahwa Kapuas memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Kami di DPRD tentu akan terus mendukung berbagai program yang berpihak kepada petani, baik melalui peningkatan infrastruktur pertanian, bantuan alat dan mesin pertanian, maupun penguatan kebijakan yang mendukung sektor pangan,” ujarnya.

Politikus Golkar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas itu menegaskan, keberhasilan sektor pertanian tidak cukup hanya diukur dari tingginya hasil panen. Menurutnya, kesejahteraan petani harus menjadi perhatian utama agar pembangunan sektor pertanian berjalan berkelanjutan.

Ia menilai dukungan terhadap petani harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan benih dan pupuk, modernisasi alat dan mesin pertanian, perbaikan jaringan irigasi, hingga perluasan akses pemasaran hasil panen. Dengan dukungan tersebut, nilai tambah yang diterima petani akan semakin meningkat.

“Kesejahteraan petani harus menjadi perhatian bersama. Ketika sektor pertanian maju, maka ketahanan pangan akan semakin kuat dan perekonomian masyarakat juga ikut tumbuh,” katanya.

Kamayanti optimistis keberhasilan panen raya di Kapuas menjadi sinyal kuat bahwa Kalimantan Tengah mampu mengambil peran lebih besar sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Karena itu, DPRD Kalteng berkomitmen terus mengawal kebijakan yang berpihak pada petani, termasuk mendorong peningkatan anggaran pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan kapasitas sumber daya manusia petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern guna mendongkrak produktivitas lahan.

“DPRD Kalimantan Tengah akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada petani agar sektor pertanian semakin maju dan mampu menopang ketahanan pangan daerah maupun nasional,” pungkasnya. (zia/ko)