PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Potensi industri domino di Kalimantan Tengah mulai mendapat perhatian sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang dinilai mampu membuka peluang usaha sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat. Namun, pengembangannya harus dilakukan secara terarah, mengedepankan aturan, serta tidak bertentangan dengan norma hukum maupun nilai budaya yang berlaku.
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S Dohong menyatakan dukungan terhadap perkembangan industri domino di Bumi Tambun Bungai. Menurutnya, apabila dikelola secara profesional dan berada dalam koridor regulasi, industri tersebut dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menilai, keberadaan industri domino tidak hanya berpotensi menciptakan peluang usaha baru, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya lapangan pekerjaan, terutama bagi pelaku usaha lokal yang bergerak di bidang produksi, distribusi, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan domino.
“Perkembangan industri domino jika dikelola dengan baik dan tertib aturan, dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan ekonomi yang positif. Hal ini juga berpotensi menjadi wadah pembinaan karakter serta sarana silaturahmi yang mempererat persaudaraan antarwarga tanpa melanggar norma yang berlaku,” ujarnya, Rabu (22/7).
Menurut Arton, aktivitas domino selama ini tidak selalu dipandang sebatas permainan. Di banyak daerah, kegiatan tersebut juga berkembang menjadi bagian dari aktivitas komunitas yang mampu membangun komunikasi, mempererat hubungan sosial, dan menghadirkan ruang interaksi yang sehat apabila dijalankan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta nilai-nilai kebersamaan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap bentuk pengembangan industri domino harus berada di bawah pengawasan yang baik. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan aktivitas tersebut tidak bergeser ke arah praktik yang melanggar hukum ataupun bertentangan dengan norma sosial yang hidup di tengah masyarakat.
Arton menegaskan, pembinaan menjadi aspek penting agar industri ini berkembang sebagai sektor ekonomi kreatif yang sehat, produktif, dan memberikan dampak positif bagi daerah. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kegiatan tersebut tetap berjalan sesuai aturan.
Ia juga mengajak para pelaku usaha, komunitas, maupun masyarakat yang memiliki minat terhadap domino agar bersama-sama menjaga citra positif kegiatan tersebut. Dengan menjunjung etika, sportivitas, dan kepatuhan terhadap regulasi, domino dapat berkembang menjadi aktivitas yang diterima masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Lebih lanjut, Arton menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pengurus komunitas, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan arah perkembangan industri domino di Kalimantan Tengah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. (zia/ans/ko)







