Dalu Cuma Mampu Tampung Belasan Jamaah, Sekarang Bisa Ratusan Orang

oleh
oleh
SEMAKIN KOKOH DAN MODERN: Masjid Al Jihad salah satu masjid tertua di Kabupaten Bartim yang terletak di RT 05 Desa Bambulung Kecamatan Pematang Karau, Minggu (27/3).

Masjid Al Jihad disebut-sebut sebagai masjid tua kedua di Kabupaten Barito Timur (Bartim). Bukti sejarah sebagai tempat syiar umat Islam yang didirikan pada 1955 lalu itu, menyimpan cerita tersendiri bagi sebagian masyarakat setempat. Namun bangunannya sudah dirombak dan diperluas beberapa kali, sehingga bisa menampung lebih banyak jemaah.

Logman, Tamiang Layang

MASJID yang memiliki arti perjuangan itu terletak di RT 05 Desa Bambulung Kecamatan Pematang Karau. Lokasinya tidak sulit ditemui karena berada di pinggir hamparan sawah berjarak seratus meter dari perlintasan Jalan Negara Buntok – Ampah.

Konon, pembangunan awal Masjid Al Jihad dilakukan pendatang warga Suku Bakumpai semula di Desa Jihi. Kemudian pada 1978 dipindah. Para alim ulama atau pendahulu yang mengganggap lokasi ikhwal sepi dan jauh dari pemukiman.

Kembali pada struktur bangunan masjid, masih meninggalkan kesan klasik. Meski sudah beberapa kali mengalami renovasi dan hampir seratus persen bermaterial beton. Dinding dan plafon dicat paduan warna biru dan putih.

Masjid Al Jihad berdiri pada lahan seluas 475 meter persegi. Ada lima tiang penyangga, dimana satu di antaranya yang memiliki diameter 50 cm. Tiang – tiang tersebut juga masih orisinal kayu dibalut cor pada semua sisi.