Barito Utara Juara 1 Penurunan Pengangguran se-Kalimantan

oleh
oleh
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan AMd, Sekretaris Daerah Muhlis, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Barito Utara, BP Girsang SP dan Kepala Bappeda Barito Utara H Yasser Arapat ST MT saat foto bersama usai menerima Juara Satu Penurunan Tingkat Pengangguran se-Kalimantan di Platinum Hotel, Balikpapan belum lama ini.
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan AMd, Sekretaris Daerah Muhlis, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Barito Utara, BP Girsang SP dan Kepala Bappeda Barito Utara H Yasser Arapat ST MT saat foto bersama usai menerima Juara Satu Penurunan Tingkat Pengangguran se-Kalimantan di Platinum Hotel, Balikpapan belum lama ini.

BALIKPAPAN, Kaltengonline.com – Kabupaten Barito Utara resmi dinobatkan sebagai Juara 1 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran se-Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan di Platinum Hotel, Balikpapan belum lama ini.

Keberhasilan ini tidak diraih secara kebetulan. Tim penilai Kemendagri menggunakan empat indikator utama sebagai dasar penilaian komprehensif terhadap seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan. Barito Utara dinilai unggul dalam keempat aspek tersebut secara konsisten.

Indikator pertama yang menjadi kunci kemenangan adalah kualitas perencanaan program. Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyusun setiap program ketenagakerjaan berdasarkan data riil kebutuhan masyarakat, bukan sekadar proyeksi di atas kertas. Perencanaan yang partisipatif dan berbasis bukti ini menjadi fondasi kokoh sebelum program dijalankan.

Indikator kedua adalah dukungan anggaran yang optimal dan tepat sasaran. Tidak sekadar besar, alokasi anggaran Barito Utara untuk sektor ketenagakerjaan dinilai paling terukur outcome-nya. Atas prestasinya ini, Barito Utara mengantongi hadiah sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat.

Indikator ketiga adalah capaian nyata di lapangan. Tim penilai melihat langsung dampak penurunan angka pengangguran terbuka secara signifikan, terbukanya lapangan kerja baru, serta meningkatnya daya serap tenaga kerja lokal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Data di lapangan terbukti selaras dengan laporan resmi pemerintah daerah.

Baca Juga:  Sekda Muhlis Sambut Kajari Barito Utara Harap Sinergi Pemkab Tetap Kuat

Indikator keempat sekaligus faktor pembeda utama adalah penciptaan inovasi daerah. Barito Utara menghadirkan solusi ketenagakerjaan yang inklusif dan berdampak luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Inovasi-inovasi ini dinilai kreatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi oleh daerah lain.

Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT menyatakan penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat.

“Kami ingin memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan membangun masa depan yang lebih cerah. Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari perencanaan program yang matang, dukungan anggaran tepat sasaran, serta inovasi daerah yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Pencapaian ini mengukuhkan posisi Barito Utara sebagai daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan ekonomi di wilayah Kalimantan. Bupati Shalahuddin mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan prestasi tersebut dan terus melaju menuju kemandirian ekonomi daerah. (ren/nue/ko)