Asap Karhutla Makin Pekat, Dinkes Kobar Siapkan Ruang Oksigen di 18 Puskesmas

oleh
oleh
seluruh 18 puskesmas di Kobar telah menyiapkan ruang oksigen untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan pernapasan.

PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat.

Kepala Dinkes Kobar Hardino mengatakan, seluruh 18 puskesmas di Kobar telah menyiapkan ruang oksigen untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan pernapasan.

“Seluruh Puskesmas di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah menyiapkan Ruang Oksigen. Ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Hardino, Kamis (27/8/2026).

Menurut Hardino, ruang oksigen disiapkan sebagai tindak lanjut arahan Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah. Fasilitas tersebut dilengkapi tempat tidur, perlengkapan pendukung, tabung oksigen dan petugas kesehatan.

Dinkes Kobar juga menyiapkan kembali ruang oksigen di kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Hardino mengingatkan masyarakat mewaspadai keluhan seperti batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas. Kelompok rentan, seperti bayi dan balita, ibu hamil, lansia serta warga dengan penyakit kronis, diminta lebih berhati-hati saat kualitas udara memburuk.

“Kami ingin memastikan pelayanan mudah dijangkau. Selain di seluruh Puskesmas, kami siapkan kembali di Bundaran Pancasila sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.

Dinkes Kobar terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan berkoordinasi dengan puskesmas serta lintas sektor. Warga yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan setelah terpapar asap diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.(bob)