PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Darussalam, Selasa (10/3), tersebut menyediakan 1.700 paket bahan pokok (bapok) bersubsidi bagi masyarakat dengan harga tebus hanya Rp10 ribu per paket.
Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, mengatakan meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan seringkali memicu kenaikan harga yang berdampak pada daya beli masyarakat.
“Dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Hari Raya Nyepi, permintaan pasar terhadap kebutuhan pokok cenderung meningkat. Hal ini seringkali memicu kenaikan harga yang dapat memberatkan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, baik di tingkat produsen maupun konsumen.
“Oleh karena itu, pada hari ini kita melaksanakan kegiatan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka,” kata Agustiar.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan 1.700 paket bapok yang masing-masing berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Nilai normal paket tersebut mencapai Rp144.750, namun telah disubsidi pemerintah sebesar Rp134.750, sehingga masyarakat hanya perlu menebusnya dengan Rp10 ribu per paket.
Selain paket bapok, Pemprov Kalteng juga menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasar, seperti telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, sayur-mayur, hingga ikan segar.
Program tersebut dilaksanakan melalui sinergi berbagai pihak, antara lain BULOG, ID Food, BUMD pangan, distributor, kelompok tani dan peternak, gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta pelaku usaha pangan lainnya.
Agustiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program stabilisasi pasokan dan harga pangan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah ini, termasuk hingga menjangkau desa-desa sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kalteng,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Besar harapan saya kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Mari kita bersama-sama menyukseskan program ini dengan tertib,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan, kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Kegiatan ini dilaksanakan menjelang hari-hari besar keagamaan, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Provinsi Kalteng tentu memberikan perhatian terhadap stabilisasi harga barang, ketersediaan kebutuhan pokok, sekaligus pengendalian inflasi daerah,” katanya.
Ia menambahkan, program tersebut juga ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Bapak gubernur bersama jajaran pemerintah provinsi dan Forkopimda berupaya membantu masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah, agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar,” jelas Leonard.
Selain pasar murah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah yang menjual berbagai bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pemerintah yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk layanan cek kesehatan gratis yang juga tersedia dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan hari ini juga ada cek kesehatan gratis. Jadi jangan sampai tidak dimanfaatkan. Setelah ini silakan datang ke pos pemeriksaan kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan pasar murah yang digelar pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan.
“Terima kasih kepada bapak gubernur yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua,” katanya singkat.
Hal senada disampaikan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, yang menilai kegiatan pasar murah merupakan salah satu program pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (ovi/ko)







