PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyasar kalangan mahasiswa dalam program pasar murah Ramadan. Ribuan mahasiswa di Palangka Raya memadati halaman Istana Isen Mulang untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok bersubsidi, Rabu (11/3).
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga jauh lebih rendah dari harga pasar, sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.
Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di Kalteng.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mahasiswa di bulan Ramadan ini. Selain membantu kebutuhan pokok, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan para mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah terhadap mahasiswa tidak hanya melalui bantuan bahan pokok, tetapi juga melalui berbagai kebijakan pendidikan, termasuk program beasiswa.
“Pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab untuk memastikan mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan bisa difasilitasi. Pendidikan generasi muda adalah investasi bagi masa depan daerah,” katanya.
Agustiar juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap dan fokus dalam studi.
“Fokuslah belajar dan manfaatkan kesempatan kuliah sebaik mungkin. Hindari narkoba, pergaulan bebas, dan hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan pasar murah ini juga ditujukan bagi panti asuhan di Kota Palangka Raya.
“Kegiatan ini dilaksanakan agar mahasiswa dan panti asuhan bisa memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Leonard menyebut, pasar murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan inflasi yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. Berdasarkan data BPS, komoditas yang kerap memicu inflasi antara lain beras, ayam, daging, cabai rawit, dan emas perhiasan.
Setiap paket sembako yang disediakan berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter, ditambah satu kaleng susu dari Gubernur Kalteng.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, M. Reza Prabowo, menyebutkan antusiasme mahasiswa terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Sekitar 3.000 mahasiswa telah mendaftar, sementara daftar tunggu mencapai lebih dari 3.000 orang.
“Antusiasme mahasiswa sangat besar. Yang terdaftar hadir sekitar tiga ribu orang, dan masih ada ribuan lainnya yang menunggu,” katanya. (ovi/ko)







