PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan saat menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Kalimantan Selatan, di Kahayan Ballroom Swiss- Belhotel Danum Palangka Raya, Rabu (15/4).
Dalam forum strategis tersebut, Agustiar menekankan, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan transparansi, efektivitas, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Digitalisasi transaksi pemerintah harus kita percepat. Ini bukan hanya soal sistem pembayaran non-tunai, tetapi tentang membangun tata kelola yang lebih akuntabel, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari kedua provinsi.
Agustiar menyampaikan, pertemuan lintas wilayah seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan berbagi praktik baik dalam implementasi elektronifi kasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Menurutnya, sinergi antardaerah akan mempercepat terciptanya ekosistem digital yang terintegrasi di Kalimantan.
“Kita ingin memastikan bahwa transformasi digital berjalan merata dan berkelanjutan. Kolaborasi antardaerah sangat penting agar tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia juga menilai, penyelenggaraan kegiatan di Bumi Tambun Bungai menjadi simbol eratnya hubungan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Ke depan, kerja sama tidak hanya terbatas pada digitalisasi keuangan daerah, tetapi juga dapat diperluas ke sektor pelayanan publik lainnya.
High Level Meeting TP- 2DD ini bertujuan mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, baik dalam sisi pendapatan maupun belanja, guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng berharap terbangun komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, sekaligus mempererat hubungan antardaerah demi mendukung pembangunan yang lebih maju dan terintegrasi. (ovi/ans/ko)

