Asap Pekat, Truk Berat Masih Melintas di Jalan Pangkalan Bun

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah ruas jalan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (4/9/2026) pagi. Kondisi ini mengganggu jarak pandang pengendara.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah kendaraan angkutan barang bermuatan besar masih terlihat melintas di kawasan perkotaan. Bahkan, beberapa kendaraan dikeluhkan berhenti atau parkir di tepi jalan.

Ahmad, warga Madurejo, mengaku waswas saat berkendara ketika asap turun pada pagi hari. Ia bahkan nyaris mengalami kecelakaan di Jalan Ahmad Wongso saat berangkat kerja.

“Saya pas buru-buru berangkat kerja, jarak pandang terganggu. Ada mobil muatan jalan pelan, pas saya minggir ternyata ada mobil besar parkir. Beruntung saya sempat ngerem,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, asap masih cukup pekat sekitar pukul 06.00 hingga 08.30 WIB. Ia berharap kendaraan bermuatan besar tidak berhenti sembarangan di tepi jalan karena sulit terlihat ketika jarak pandang terbatas.

Persoalan kendaraan bermuatan besar di kawasan perkotaan turut menjadi perhatian DPRD Kobar. Ketua Komisi C DPRD Kobar, Arief Asyrofi, meminta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang, termasuk Over Dimension Over Loading (ODOL), diperketat.

Arief menilai kendaraan ODOL dan angkutan barang yang berhenti di ruas jalan perkotaan dapat mengganggu arus lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Menurutnya, penataan kendaraan berat perlu dibarengi dengan penyediaan lokasi bongkar muat yang memadai.(bob)