PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Dampak ganasnya musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi warga. Membantu meringankan beban para korban, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya bergerak cepat dengan menyalurkan dana rehabilitasi sebesar Rp180 juta. Bantuan ini dikhususkan bagi 12 kepala keluarga yang tempat tinggalnya hangus dan rusak akibat amukan si jago merah.
Sekretaris Dinsos Kota Palangka Raya, Sri Rimbawani, mengungkapkan bahwa masing-masing pemilik rumah yang terdampak akan menerima dana bantuan senilai Rp15 juta.
“Jadi ada 12 rumah yang selama karhutla ini terbakar. Kita upayakan membantu untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah tersebut. Setiap rumah mendapatkan Rp15 juta, sehingga totalnya Rp180 juta,” ujar Sri saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu (1/11).
Berdasarkan data Dinsos, ke-12 rumah yang mengalami kerusakan parah akibat karhutla tersebut tersebar di sejumlah titik rawan di Kota Cantik. Di antaranya berlokasi di kawasan Kereng Bangkirai, Jalan Tjilik Riwut, Hiu Putih, Dulin Kandang, Petuk Katimpun, hingga Jalan Ir Soekarno.
Sri membeberkan, dana segar tersebut merupakan bagian dari alokasi anggaran Dinsos senilai total Rp184 juta. Anggaran ini bersumber langsung dari Bantuan Presiden (Banpres) yang difungsikan khusus untuk jaring pengaman serta perlindungan sosial masyarakat yang menjadi korban karhutla.
Selain fokus pada rehabilitasi fisik rumah warga yang terbakar, Dinsos Kota Palangka Raya juga memperluas jangkauan bantuan sosial bagi kelompok rentan lainnya. Pemerintah setempat mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp29,4 juta yang diperuntukkan bagi bantuan permakanan penghuni rumah singgah.
Bantuan logistik makanan ini disiapkan secara terukur untuk 50 jiwa, dengan standar biaya sebesar Rp84 ribu per orang yang disalurkan dalam durasi waktu tujuh hari.
“Jadi Dinas Sosial diberikan anggaran Rp184,2 juta. Adapun anggaran tersebut kita laksanakan untuk pemberian bantuan permakanan rumah singgah,” tandas Sri menutup penjelasan. Dengan gelontoran dana stimulan ini, pemerintah berharap para korban karhutla dapat segera bangkit dan membangun kembali tempat tinggal mereka yang layak huni. (afa/ans/ko)






