Masih Didominasi Usulan Infrastruktur

oleh
oleh
SAMBUTAN : Bupati Barito Selatan H Eddy Raya Samsuri ST sambutan saat Musrenbangdes Desa Tam-parak Layung, Kecamatan Dusun Utara, Selasa (1/2).

Hasil Musrenbang des di Desa Tamparak Layung

BUNTOK-Infrastruktur masih menjadi usulan terbanyak yang disampaikan oleh warga Desa Tamparak Layung, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan dalam Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Selasa (1/2).

Dalam pelaksanaan Musrenbangdes hari ketiga di Desa Tamparak ini, Bupati Barito Selatan H Eddy Raya Samsuri mengatakan, kegiatan itu terlaksana dengan baik dan sempurna. Dimana infrastruktur merupakan usulan terbanyak yang disampaikan oleh warga setempat.

“Yang tentunya dalam setiap usulan kita akan mengutamakan yang lebih prioritas dan akan dirembukkan kembali dalam musrenbangdes tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten tentunya,” kata Eddy Raya.

Menurut bupati, Pemkab Barsel memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tamparak Layung, dimana untuk desa itu telah mencapai 96% warga yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“Tentu kita sangat bangga atas pencapaian tersebut, sehingga tinggal menunggu hasil koordinasi dengan pihak terkait untuk dapat vaksin lanjutan, yakni vaksin booster untuk Desa Tamparak Layung,” ungkapnya.

Eddy Raya juga menyampaikan rasa bangganya terhadap desa yang berjarak tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Kota Buntok itu, terutama di bidang pendidikan. Karena bisa dibilang sudah sangat maju, dengan telah berdirinya sekolah Paud hingga SMA, yang tentunya bisa jadi desa pendidikan untuk desa terdekat dan dusun-dusun terdekat.

Baca Juga:  Dinsos Barsel Salurkan Kursi Roda dan Alat Bantu Disabilitas

“Dengan memiliki fasilitas pendidikan dari sekolah PAUD hingga SMA tentunya bisa jadi desa andalan baik untuk desa atau dusun sekitar untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya,” kata Eddy.

Orang nomor satu di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini berharap kepada Pemerintah Desa Tamparak maupun desa lainnya, untuk dapat memanfaatkan serta menggunakan dana desa dan dana lainnya dengan sebaik mungkin.

“Jangan takut untuk menggunakan dana yang ada. Kalau memang untuk kepentingan orang banyak dan masih memenuhi aturan, dan juga seringlah terus untuk berkoordinasi dengan pihak dinas di kabupaten agar bisa memahami apa saja aturan yang dapat dilaksanakan,” pesannya. (ner/ens/ko)