Palangkaraya, kaltengonline – Dalam sepekan ini, hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Alhasil, kejadian kebakaran lahan pun jarang terjadi lagi. Bahkan pada pada Tanggal 25 Agustus 2024, hany ada daerah terjadi karhutla, yaitu di Kota Palangka Raya.
“Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Palangka Raya terjadi di wilayah Jalan Banteng Ujung. Kondisi lahan gambut dan hanya seluas 0,18 Ha lahan yang terbakar. Itupun cepat dipadamkan oleh personil dari Regu A Posko Provinsi (TSAK Bukit Tunggal), Damkar Dishut,” ucap Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib, S.STP, M.Si kepada wartawan ini.
Namun menurut Ahmad Toyib , meskipun sudah ada mengalami hujan ringan hingga hujan sedang, dirinya tidak boleh lengah, tetap siaga. “Musim kemarau belum berakhir, saya tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara di bakar,” tandasnya.
Dikatakanya, untuk kegiatan Posko dan Poslap Satgas Pengendali Karhutla Provinsi Kalteng tetap jalan dan tetap siaga penuh. Pihaknya tiap hari melaksanakan Briefing Operasi Posko dan Poslap, melaksanakan rapat harian perencanaan posko.
“Untuk saat ini ada sebanyak 60 Poslap. Dalam sehari, tepatnya pada 25 Agustus 2024, mereka terus melakukan patroli sebanyak 58 kali. Juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di 35 tempat,”ucapnya.(bud)







