Buntok, kaltengonline.com — Roadshow Festival Literasi Harati 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan literasi, tetapi juga sarana edukasi komprehensif bagi generasi muda di Barito Selatan. Berbagai materi strategis disajikan, mulai dari literasi keuangan hingga kemampuan menulis.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Adhi Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperluas dampak literasi melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Festival ini melibatkan pemerintah daerah, dinas perpustakaan, hingga komunitas literasi agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Salah satu sesi menarik adalah edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang dikombinasikan dengan talkshow literasi. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman inflasi, perilaku konsumsi bijak, serta teknik menulis efektif.
Narasumber yang hadir pun beragam, termasuk dari kalangan praktisi lapangan seperti Yogi Friatno Setiawan yang juga aktif sebagai penggiat Literasi Motor Perpustakaan Keliling.
Ia menekankan pentingnya kebiasaan menulis sebagai bagian dari penguatan literasi generasi muda.“Menulis adalah cara berpikir. Semakin sering menulis, semakin tajam cara kita memahami dunia,” ungkapnya.
Ke depan, rangkaian Festival Literasi Harati akan dilanjutkan dengan lomba menulis cerpen tingkat SMA dan lomba vlog tingkat umum se-Kalimantan Tengah yang digelar secara daring. Pemenang akan diumumkan pada puncak festival akhir Mei 2026, yang juga akan dirangkai dengan kegiatan bedah buku.
Melalui kegiatan ini, literasi tidak lagi sekadar konsep, melainkan gerakan nyata untuk membentuk generasi muda yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.(bud)







