Pangkalan Bun, Kaltengonline.com — Warga Afdeling 16, PT Bangun Jaya Alam Permai (BJAP) 2, Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan yang terkubur di belakang rumah, Senin malam, 21 April 2026. Penemuan ini bermula dari kecurigaan keluarga setelah korban tidak terlihat selama beberapa hari, Selasa (21/4).
Perempuan tersebut diketahui bernama Agata Baoksuni. Ia bersama suaminya baru sekitar enam bulan bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut. Sejak Sabtu, 19 April 2026, Agata tidak lagi terlihat, hingga akhirnya memicu kekhawatiran pihak keluarga.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Arut Utara Ipda Edgar Alfiansyah menjelaskan, kasus ini terungkap saat seorang kerabat bernama Martinus menanyakan keberadaan Agata kepada suaminya, Nikson Foto. Kepada Martinus, Nikson mengaku istrinya pergi merantau untuk bekerja ke Batam tanpa pamit.
Jawaban itu justru menimbulkan kecurigaan. Terlebih, setelah diajak mencari keberadaan istrinya, Nikson malah pergi meninggalkan rumah dan tidak kembali. Sikap tersebut membuat Martinus bersama warga semakin yakin ada sesuatu yang tidak beres.
Pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB, warga kemudian melakukan pencarian di sekitar belakang rumah pasangan tersebut. Di lokasi itu, mereka menemukan gundukan tanah yang tampak baru digali. Saat digali lebih lanjut, warga mencium bau menyengat dan menemukan lapisan papan kayu yang menutupi sesuatu di dalam tanah.
Temuan itu segera dilaporkan ke pihak perusahaan dan kepolisian. Bersama aparat Polsek Arut Utara, penggalian dilanjutkan hingga akhirnya ditemukan jasad Agata dalam kondisi meninggal dunia. Polisi menduga korban menjadi korban tindak kekerasan, dan saat ini penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. (ko)







