Produk Lokal Palangka Raya Ramaikan Kalteng Expo 2026, UMKM Didorong Perluas Pasar

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menunjukkan produk unggulan kepada Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran saat pembukaan Kalteng Expo, Minggu (17/5).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menunjukkan produk unggulan kepada Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran saat pembukaan Kalteng Expo, Minggu (17/5).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Beragam produk khas lokal menghiasi stan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam Kalteng Expo 2026. Mulai dari kuliner olahan, kerajinan rotan, hingga kain batik bermotif daerah. Ini juga sebagai upaya memperkuat pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memanfaatkan ajang Kalteng Expo 2026 sebagai sarana promosi produk unggulan daerah.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan keikutsertaan dalam Kalteng Expo menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk UMKM sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada investor maupun masyarakat luas.

“Kami memanfaatkan Kalteng Expo ini sebagai wadah promosi produk-produk UMKM lokal unggulan agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki pasar yang lebih luas,” ujar Fairid, Rabu (20/5).

Kegiatan expo tidak hanya menjadi tempat pameran produk, tetapi juga membuka peluang kerja sama usaha dan mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli maupun investor. “Melalui kegiatan seperti ini, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan konsumen, jaringan pemasaran, bahkan investor yang tertarik terhadap potensi daerah,” katanya.

Baca Juga:  Kalteng Expo 2026 Jadi Wadah Promosi UMKM dan Potensi Daerah

Fairid menilai, promosi secara langsung melalui expo memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan produk lokal. Tingginya minat pengunjung selama kegiatan berlangsung dinilai mampu membantu pelaku usaha meningkatkan omzet penjualan.

“Selain transaksi langsung selama expo berlangsung, banyak pelaku UMKM juga mendapatkan peluang pesanan lanjutan setelah kegiatan selesai,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Cantik ini menyebut persaingan antarproduk lokal dalam expo turut mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, baik dari sisi kualitas produk maupun kemasan. “Pelaku UMKM menjadi lebih termotivasi meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” tuturnya.

Menurutnya, penguatan sektor UMKM menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Karena itu, pemerintah berkomitmen terus memberikan ruang promosi dan dukungan bagi pelaku usaha lokal.

“Melalui promosi yang berkelanjutan, kami berharap UMKM dapat terus berkembang, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi daerah,” tutupnya. (ham/ko)