Pangkalan Bun, Kaltengonline.com — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mendorong penguatan sektor peternakan sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Salah satunya melalui penyelenggaraan kontes ternak yang digelar di Lapangan Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah bersama Wakil Bupati Suyanto ini menjadi ajang bagi peternak lokal untuk menunjukkan kualitas ternak unggulan mereka. Selain itu, kontes ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan peningkatan daya saing peternak di daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kobar, Haryo Prabowo, menyampaikan bahwa kontes ternak tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam meningkatkan mutu genetik dan produktivitas ternak. Dengan adanya kompetisi, peternak diharapkan lebih terpacu untuk menghasilkan ternak berkualitas.
Tiga kategori utama dilombakan dalam kegiatan tersebut, yakni sapi jantan non-Bali kelas ekstrem, sapi jantan Bali kelas ekstrem, dan sapi betina bibit Bali. Penilaian dilakukan secara ketat oleh tim juri profesional dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, struktur tubuh, serta kesesuaian standar bibit unggul.
Menurut Bupati Nurhidayah, peningkatan populasi ternak di Kobar menunjukkan tren positif. Data tahun 2025 mencatat kelahiran pedet mencapai 2.698 ekor, yang dinilai sebagai hasil nyata dari program inseminasi buatan dan pengembangan peternakan yang berkelanjutan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penjualan hewan kurban menjelang Iduladha. Sentra Peternakan Rakyat Pangkalan Lada menyediakan ratusan sapi siap kurban, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi peternak lokal. (ko)







