Bupati Kobar Nurhidayah Tinjau Progres Pembangunan Venue Porprov 2026

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pembangunan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026, Rabu (22/4). Langkah ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Suyanto, bersama jajaran terkait seperti Asisten Pemerintahan dan Kesra Tengku Ali Syahbana, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Alfan Kusnaeni, serta Plt Kepala Dinas PUPR Suryadi.

Nurhidayah menegaskan bahwa pengawasan langsung diperlukan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tidak mengabaikan kualitas. Ia ingin memastikan setiap pembangunan venue benar-benar siap digunakan saat Porprov berlangsung.

“Kita ingin pekerjaan ini tidak asal-asalan. Harus tepat waktu dan hasilnya berkualitas, karena ini menyangkut kesiapan kita sebagai tuan rumah,” tegasnya.

Adapun venue yang ditinjau berada di kawasan Sport Center, meliputi pembangunan GOR basket, arena panahan, lapangan sepak takraw, sirkuit motocross, hingga fasilitas skateboard dan voli pasir. Selain itu, dilakukan pula rehabilitasi gedung olahraga bulutangkis KONI, lapangan tenis, serta arena panjat tebing.

Baca Juga:  Siswi SD di Pangkalan Bun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Kabur

Untuk mendukung pembangunan tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi venue. Sementara itu, pembangunan lapangan sepak bola menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dengan anggaran mencapai Rp25 miliar.

Bupati menyebutkan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada Agustus atau paling lambat awal September 2026. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi yang turut membantu pembangunan fasilitas utama.

Menurutnya, Porprov 2026 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mengangkat potensi daerah. Kehadiran atlet dan official diyakini akan mendorong sektor UMKM, perhotelan, dan transportasi.

“Ini kesempatan untuk memperkuat branding daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Kita harus sukses sebagai tuan rumah dan juga berprestasi,” pungkasnya. (ko)